Musrenbang Desa Mahak Baru 2026 Tahun Anggaran 2027

1784862273505.jpeg
Gambar: pemerintah desa mahak baru bersama perwakilan setiap lembaga ( Novita Dewi Lagim ) Sumber: https://www.mahakbaru.desa.id/

Pemerintah Desa Mahak Baru melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa pada Selasa, 21 Juli 2026, sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini menjadi forum untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus menyusun skala prioritas pembangunan yang akan diusulkan pada tahun anggaran mendatang.

Musrenbang dihadiri oleh Pemerintah Desa Mahak Baru, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga adat, tokoh agama, perwakilan dari UPTD puskesmas Sungai Boh serta perwakilan dari setiap jenjang pendidikan di Desa Mahak Baru, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan keterlibatan berbagai pihak dalam proses perencanaan pembangunan desa.


Dalam forum tersebut, masyarakat tetap menunjukkan partisipasi aktif dengan menyampaikan berbagai usulan pembangunan sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah. Sejumlah usulan yang menjadi perhatian meliputi pembangunan dan peningkatan infrastruktur desa, pengembangan serta rehabilitasi sarana pendidikan, hingga pemeliharaan jalan usaha tani yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

Usulan terkait pemeliharaan jalan usaha tani menjadi salah satu pembahasan penting karena akses jalan yang baik akan mempermudah mobilitas petani, distribusi hasil panen, serta pengangkutan sarana produksi pertanian. Infrastruktur tersebut dinilai mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian yang menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Desa Mahak Baru.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah desa juga menyampaikan informasi mengenai kondisi alokasi anggaran untuk Tahun Anggaran 2027. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, porsi dana yang dapat dikelola langsung oleh pemerintah desa mengalami penurunan menjadi sekitar 30 persen, sementara sekitar 70 persen dialokasikan untuk mendukung program Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Dengan kondisi tersebut, seluruh peserta Musrenbang melakukan pembahasan terhadap setiap usulan yang masuk untuk menentukan program-program yang menjadi prioritas. Langkah ini dilakukan agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Melalui Musrenbang Desa Tahun Anggaran 2027, diharapkan seluruh usulan yang telah disepakati dapat menjadi dasar penyusunan rencana pembangunan desa sekaligus menjadi bahan usulan pada tahapan perencanaan di tingkat yang lebih tinggi. Partisipasi aktif dari pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, lembaga kesehatan dan seluruh elemen yang hadir menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Desa Mahak Baru yang terencana, sesuai kebutuhan masyarakat, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan bersama.

Bagikan post ini: